Beranda » Syair » Untukmu Cahaya – 1

Untukmu Cahaya – 1

Jika mencintaimu menjadi fitnah hidupku,
Biarlah badanku hancur bersama cintaku.
Jika memujamu adalah kemunkaran nyata, kesesatan terlarang seorang salik sepertiku
Biarku tenggelam dalam gelombang beliung dari atas langit ketujuh
Oh kekasih yang sinarnya tak lekang oleh waktu…
yang terjunjung tentara malaikat…
yang terpuji hingga tak cukup gyga cahaya tuk menjadi pembandingmu….
Kini aku datang compang-camping penuh luka
Cahaya… aku telah merangkak-rangkak menembus belantara untuk memujamu
Bertahun… kilafku berkata dalam gelap,
Tuhan telah membuatku terseret-nyeret… ter-gada dengan berbagai rasa sakit
terhinakan… ternistakan… terpinggirkan… terbunuh rasa malu…
Oh engkau termulia yang terbaring disisiku…
Masihkah uluran tangan cahayamu sudi menyalamku?
Sebutir debu tak berarti yang lupa diri…
Salik fakir berlagak zuhud… hina bertingkah mulia…
Kini…
Sudahlah…sudah
Biarlah aku jaddab… menjadi gila hanya karena mencintaimu
Biarkan aku musnah… tertelan keagunganmu
Hoiiiiiiii……
Datanglah wahai topan-badai….
Kuingin menunggangmu…
Aku akan menari bersama kekasihku di atas pusaranmu.
Datanglah wahai gelombang…
Menggelegarlah wahai guntur…
Hempaskan aku…
Remuk-redamkanlah jazadku…
……………. sunyi…. tak berjawab,
Tapi aku akan kembali…
Bersumpah akan kembali.

                                (On green carpet, near Jibril Gate)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: