Beranda » Syair » Untukmu Cahaya – 3 “Tentara Cahaya”

Untukmu Cahaya – 3 “Tentara Cahaya”

Gulungan cahaya berpendar, lalu memijar dalam gelap
Sungguh silau Tuhanku, hamba memekak
Kembali… gelap menyekat
Hilang kilau dalam kalam-Nya
Tersontak aku dalam gagap
Tentara cahaya berubah menjadi drupala bergada
Menghardik, menerjang, merajam

Aku lemah tapi sombong tak menyerah
Semua panah kata dan doa paling beracun kuhunjamkan ke dada drupala bergada
Tak bergeming bahkan kembali menyiksa
Aku meronta-ronta…

Gelap menyekat…
Kembali aku meronta-ronta
Menggelegarkan nama-Nya menjadi badai
Meneriakkan shalawat menjadi halilintar
Semesta mengamuk membela
Tetap sunyi…
Dua Drupala masih tegak berdiri

Kini gelap bertambah pekat
Bahkan buta… sama sekali mataku buta
Tapi aku tetap tak menyerah
Jazad meregang, hati  meradang
Jihad – itu kataku – dalam gelap ku bertahan

Tak ada lagi titik darah penghabisan
Kini aku telentang
Cahaya… mengapa justru dalam buta kini kulihat cahaya
Berjawab sepi…

Dua drupala berihram masih tegak memandang
Tak ada rasa marah, sombong atau angkuh karena kemenangan
“Buka matamu… buka matamu wahai manusia…”
Suaranya bergemuruh menerjang,
“Bukankah kau lama menghardik, menantang… bukankah kau lama berkeluh-kesah… tiap detik, tiap saat …”

Semuanya yang terlahir dan yang tersiri luluh-lantak
Airmata menetes…kini berbeda makna

Dua drupala bersujud, menyembah
Usai sudah bhakti tugasnya
Dari gelap… muncul setitik… berubah menjadi Maha Cahaya
Oh… Illahi Rabbi… Ya Aziz… Ya Goffar
Engkau tak pernah jauh aku dimana
Sesal akan masa lalu… atas bait bibirku yang centang-perentang

                              
                                                       (A Night With Tentara Cahaya)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: