Beranda » Syair » Untukmu Cahaya – 6 “Catatan Akhir Kawan Cahaya”

Untukmu Cahaya – 6 “Catatan Akhir Kawan Cahaya”

Inilah temanku itu.
Temanku yang berdiri tiada bergelap bayang karena cahaya yang terpanggil shalawat telah datang meremukkan matahari yang kalah terang.
Jangan kau bilang lainnya kawan, sebelum ajalku datang, katanya padaku.
Ya, kawan itu yang berdiri di bawah matahari tiada berbayang, kini telah dijemput Baginda yang terangnya tiada terbilang.
Oh Illahi Rabb aku mendengar lonceng berdentang, kubilang pada jiwa kerdilku itu pasti pasti seorang tamu tak diundang.
Oh Illahi Rabb aku mendengar ting-tong Assalamu Alaikum mengumandang di tengah malam,  kubilang pada jiwa kerdilku itu pasti pasti seorang tamu tak diundang.
Oh kawan cahaya yang telah mengalahkan ketakutanku menemukan ketakutanmu
Oh kawan cahaya yang telah memeluk cahaya, menari di atas beliung dengan cahaya
Tiada lagi kawan untuk mengenang cengkerama Bhravijaya dan Kalijaga
Tapi tak lekang kawan, kucari dirimu…kucari dirimu
Pada satu yang tersisa dari 17 mukjizat  kenabian
Tetaplah engkau kawan cahaya… yang dipeluk cahaya…yang menari dengan cahaya… yang gelapnya telah remuk pada cahaya
Ingat pesanmu kawan, sampai nanti ajalku tiba, sampai nanti ajalku tiba
Hanya kita… hanya kita berdua


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: