Beranda » Jurnalku » Menjadi Beringin Apa Adanya

Menjadi Beringin Apa Adanya

Kawan, apakah engkau tahu bagaimana pohon beringin itu?   Saat engkau, kawanku, berjalan mendekati lalu mencoba memahami pohon beringin, maka suatu kenyataan yang hebat alami akan kita temukan bahwa batang kokoh, kuat, berhias lebat dedaunan itu, sedari mula tumbuh sudah menghunjamkan akar-akarnya jauh lebih kuat, lebih luas, lebih lebat, lalu selalu seperti itu pada tanah kehidupan di sekelilingnya berdiri.

Maka jadilah beringin terlihat luar biasa kuat, tegar dan kokoh tanpa memerlukan embel-embel apapun, selain statusnya sebagai “beringin” dan hanya “beringin” yang apa adanya.   Lalu setiap orang dengan tenang berhamburan di bawahnya untuk berteduh, berlindung dari hujan dan badai, karena mereka tahu beringin pastilah mau melindungi dan menaungi tanpa mengharap budi.

Kawan, maukah engkau hidup layaknya beringin mulai sekarang?  Maka sebelum engkau menjulang, tebarkan dan jalarkanlah akar-akar kepribadian, kharaktermu, agar menancap kuat pada hati orang-orang yang kalah, orang-orang miskin, pada mereka yang selalu melata di bawah, karena mereka itulah tanah-tanah kehidupan sekeliling bagi akar kehidupanmu, beringin sepertimu.   Biarkanlah orang-orang kecil, kaum terpinggirkan itu mengikat hidupmu dalam sebuah simpul mati kehidupan yang tak akan terlepas oleh perjalanan waktu. 

Kawan beringinku, bila engkau sudah begitu apa adanya beringin, maka saat datang badai menggoyang kehidupanmu, tak akan rela si miskin tanah-tanah kehidupan itu melihat akar-akarmu tercabut dari hatinya.   Kawanku, sudah pasti mereka akan menyanggamu, menopangmu, membelamu sampai titik darah penghabisan agar engkau tetap berdiri untuk menaungi mereka.   Kalaupun engkau jatuh, engkau jatuh pada tanah kehidupan yang selalu siap memelukmu, menciummu.

Jadilah beringin yang apa adanya kawanku.   Tidak perlu risau untuk menjulang dengan embel-embel pangkat, jabatan dan status.   Cukup dengan nama beringin saja.   Beringin yang kuat.   Yaitu beringin yang selalu menjalarkan akar-akarnya di bawah, sebelum menjadi besar untuk menaungi.

Maospati, Selasa 18 Agustus 2009


2 Komentar

  1. Bernardia Vitri mengatakan:

    Beringin… bagus juga nih postingan untuk perenungan&motivasi diri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: