Beranda » Jurnalku » Orang Hebat!

Orang Hebat!

Kini kita sampai pada sebuah persimpangan jalan, ini tentang makna, apa yang sering orang tahbiskan sebagai “orang hebat”.

Ketika kecil dulu, ibu selalu katakan bahwa saya harus begini dan begitu, menjalani rutinitas tanpa henti dari celana-baju seragam merah-putih, biru-putih, abu-abu putih.   Berikutnya berpendar cerita tentang rentang waktu yang hiruk-pikuk dengan buku, lomba, pengajian dan tahajjud.   Agar menjadi orang hebat katanya.  

Setiap orang mempunyai hak untuk menjadi orang hebat, bila ia berusaha.  Yang menjadi permasalahan adalah terlalu banyaknya parameter dan justifikasi personal maupun komunal tentang makna orang hebat, sehingga manusia cenderung ambisius.  Pelan tapi pasti, pemaknaan orang hebat tersekat dalam makna kekuasaan.  Padahal kekuasaan selalu koruptif dan semena-mena.   Repotnya, pada suatu hari seseorang sudah mendapatkan status dan jabatan tinggi dalam suatu kelompok, maka ia atau beberapa orang menganggapnya sebagai orang hebat.

Ini hanya sekedar pencerahan.

Suatu hari saya duduk di depan TV, memandangi dua sosok bintang film terkenal asal India yang sedang dihadirkan dalam talk show.   Ia adalah Shah Rukh Khan dan Kajool.

Pertanyaan awalnya untuk Kajool.

“Apa menurut anda definisi orang hebat?”

Karena beberapa detik hanya tersenyum, ragu menjawab. Shah Rukh Khan pun dengan lugas mengambil jawabannya,

“Aha… orang hebat-orang hebat.   Pak anda tahu bahwa kita setiap hari selalu berbuat, melangkah dan bekerja di tengah lingkungan dan dunia yang penuh dengan permasalahan.   Berpikirlah bahwa anda bukan siapapun dan apapun.   Buatlah diri anda dan pekerjaan anda selalu dapat menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.   Maka anda akan menjadi hebat di mata orang lain, yaitu pada saat anda dianggap berguna bagi lingkungan dan orang-orang di sekitar anda.   Jadi hebat bukan karena istilah usang yaitu atas prestasi masa lalu anda, sekolah anda, jabatan anda, tapi lebih pada makna kekinian, yaitu karena anda “ada dan berguna” bagi orang-orang kecil di sekitar anda…. Pada saat seseorang sudah berpikiran bahwa ia hebat karena masa lalu dirinya sendiri, maka sejatinya orang tersebut sedang menuju ke jalan kejatuhannya.”

“Orang Hebat”.   Makna yang tidak perlu kita kejar-kejar pada akhirnya.   Tidak perlu pula diperdebatkan.   Sepanjang kita berbuat yang terbaik bagi lingkungan, berguna bagi orang kecil, maka tidak ada lagi status dan pangkat yang menjadi obsesi agar disebut hebat.


1 Komentar

  1. ORANG HEBAT TIDAK TAHU BAHWA DIRINYA HEBAT. KEHEBATAN KITA ADALAH KEBERKAHAN KITA BAGI LINGKUNGAN KITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: