Beranda » Nasional » Tata Cara Penerimaan Karbol AAU

Tata Cara Penerimaan Karbol AAU

PROGRAM PENERIMAAN KARBOL AKADEMI TNI ANGKATAN UDARA

(SETIAP TAHUN TERDAPAT BEBERAPA PERUBAHAN MINOR SESUAI KEPUTUSAN MABES AU)

 

PENDAHULUAN

 

1.      Umum

a.      Dalam rangka mengisi kebutuhan Perwira bagi organisasi TNI Angkatan Udara, perlu diselenggarakan kegiatan penyediaan Perwira yang bersumber langsung dari masyarakat/warga negara yang secara sukarela ingin berperan serta dalam rela bela negara dengan menjalani dinas keprajuritan melalui penerimaan Karbol AAU.

b.      Penerimaan calon Karbol Akademi TNI Angkatan Udara (AAU) merupakan salah satu sumber penyediaan Perwira Karier yang harus memenuhi berbagai persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c.      Pelaksanaan kegiatan penerimaan Karbol AAU disesuaikan dengan kalender pendidikan dari Departemen Pendidikan Nasional. Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan baik di tingkat daerah maupun tingkat pusat, perlu disusun rencana pelaksanaan kegiatan.

2.      Dasar

a.      Undang-undang Repubik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tanggal 16 Oktober 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

b.      Keputusan Pangab Nomor Kep/06/X/1991 tanggal 5 Oktober 1991 tentang Petunjuk Pembinaan Prajurit ABRI.

c.      Surat Keputusan Pangab Nomor Skep/55/II/2003 tanggal 24 Februari 2003 tentang Petunjuk Induk Penyediaan Prajurit TNI.

 

3.      Maksud dan Tujuan

a.      Maksud. Untuk dijadikan pedoman penyelenggaraan kegiatan penerimaan calon Karbol AAU bagi Panitia Penerimaan maupun Panitia Penerimaan Daerah.

b.      Tujuan. Agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman dan objektif sehingga diperoleh calon Karbol yang memenuhi persyaratan serta sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang diharapkan.

4.      Ruang Lingkup dan Tata Urut. Rangkaian pelaksanaan kegiatan penerimaan Karbol AAU yang memuat ketentuan persyaratan calon, sasaran, alokasi dan ratio penerimaan serta jadwal kegiatan mulai tingkat daerah sampai dengan tingkat pusat disusun dengan tata urut sebagai berikut :

a.      Pendahuluan.

b.      Ketentuan Penerimaan.

c.      Rencana Kegiatan

d.      Dukungan Biaya.

e.      Penutup.

 KETENTUAN PENERIMAAN

5.      Persyaratan Calon. Untuk mendapatkan calon karbol sesuai dengan sasaran yang diharapkan, maka calon Karbol AAU harus memenuhi kriteria persyaratan antara lain sebagai berikut :

a.      Warga Negara Indonesia, Pria dan bukan berstatus prajurit TNI/Polri dan PNS.

b.      Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c.      Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

d.      Usia pada saat masuk pendidikan tanggal 1 Agustus tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun.

e.      Berkelakuan baik, serta tidak kehilangan hak untuk menjadi Prajurit TNI berdasarkan putusan Pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Polres setempat.

f.       Berbadan sehat (jasmani dan rohani).

g.      Tamatan SMA / MAN jurusan IPA dan SMK Penerbangan.

h.      Ketentuan DANEM diatur sebagai berikut :

1)      Jurusan IPA  dengan UAN minimum 21.

2)      Jurusan Teknik Penerbangan lulusan dengan jumlah NEM tidak kurang dari 38.   Daftar Nilai rata-rata 6,5 tidak boleh ada nilai 4.

3)      Disertai Daftar Nilai Kolektif dari masing-masing Diknas.

i.       Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam masa pendidikan Karbol dan lanjutannya.

j.       Tinggi badan tidak kurang dari 165 cm.

k.      Sanggup melaksanakan Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun terhitung mulai saat dilantik menjadi Perwira TNI AU dan bersedia ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Republik Indonesia.

l.       Harus ada persetujuan dari orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 tahun.

m.     Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan, maka persyaratan administrasi lainnya harus disertai dengan :

1)      Surat persetujuan dari Kepala Jawatan yang bersangkutan.

2)      Bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima menjadi siswa Karbol Akademi TNI Angkatan Udara.

n.      Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian yang meliputi :

1)      Postur dan lahiriah

2)      Administrasi dan Skrinning Pom

3)      Kesehatan Umum Calon Prajurit TNI

4)      Kesehatan Umum calon prajurit TNI termasuk Keswa

5)      Kesamaptaan Jasmani

6)      Psikologi

7)      Penelitian Personel

8)      Akademis (di tingkat Pusat)

6.      Sasaran, Alokasi dan Ratio Penerimaan.

a.      Sasaran. Sasaran rata-rata yang ingin dicapai pada penerimaan per tahun secara kuantitas sebanyak  150 orang. Adapun sasaran kualitasnya adalah  terpilihnya Calon Karbol AAU yang memenuhi persyaratan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan dengan meliputi seluruh aspek sebagai  berikut :

1)      Administrasi dan skrinning pom                   

2)      Kesehatan                    

3)      Kesamaptaan Jasmani                   

4)      Psikologi                   

5)      Penelitian personel                   

6)      Akademis

b.      Ratio Pemeriksaan/Pengujian. Mengingat sasaran yang harus dicapai sebanyak 150 orang, maka ratio pemeriksaan/pengujian diatur sebagai berikut :

1)      Pemeriksaan Tingkat Daerah. Sasaran adalah sebesar 20 kali alokasi (tidak termasuk dari SMU Taruna Nusantara).

2)      Pemeriksaan Tingkat Pusat. Didasarkan hasil Rik/Uji calon tingkat daerah yang memenuhi persyaratan lulus dan terpilih sesuai dengan peringkat,  maksimal sebesar 1,5 kali alokasi.

c.      Tempat Pendaftaran dan Alokasi Penerimaan. Rencana penerimaan Karbol AAU ditunjuk 22 Lanud dan SMU TN yang bertindak sebagai   Panda/Sub Panda

 

RENCANA KEGIATAN 

7.      Pelaksanaan. Rencana pelaksanaan kegiatan Penerimaan Calon Karbol AAU dilaksanakan sebagai berikut :

a.      Tingkat Daerah. Seleksi di tingkat daerah diawali dengan pengumuman, pendafataran, penelitian awal (administrasi, DANEM, Postur)      pemanggilan/pengumuman untuk Rik/Uji, pemilihan dan pengumuman hasil pengujian/pemeriksaan yang meliputi :                    

1)      Pemeriksaan administrasi dan srinning pom.                     

2)      Pemeriksaan kesehatan I dan II.                     

3)      Penelitian Personel (Litpers)                     

4)      Pengujian, kemampuan, kesamaptaan jasmani.                     

5)      Pemeriksaan psikologi.

 b.      Tingkat Pusat. Seleksi di tingkat pusat dilaksanakan oleh Tim Panitia Pusat dengan macam Rik/Uji sebagai berikut :

1)      Pemeriksaan administrasi.

2)      Skrinning Pom.

3)      Penelitian Personel.

4)      Pemeriksaan Kesehatan Umum, laboratorium, bedah dan mata serta kesehatan jiawa (Keswa).

5)      Pengujian kemampuan kesamaptaan jasmani (samapta A, B, renang dan antropometrik/postur).

6)      Pemeriksaan psikologi.

7)      Pengujian pengetahuan akademis.

c.      Perlakuan Terhadap Calon

1)      Calon diperlakukan dengan baik dan wajar, tidak diperlakukan sebagai bawahan (sebagai anggota TNI).

2)      Diterima dan diberi penjelasan secara baik tentang persyaratan dan kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi.

3)      Diberi penjelasan terhadap calon yang ditolak, karena tidak memenuhi persyaratan dan jangan ditolerir calon yang tidak memenuhi syarat.

d.      Pengamanan Dalam Rangka Pemeriksaan / Pengujian

1)      Panda. Diatur oleh Komandan Lanud selaku Ketua Panda.

2)      Panpus. Pelaksanaan pengamanannya dikoordinir oleh Katim Litpers Panitia Pusat.

8.      Jadwal Pelaksanaan. Jadwal rencana pelaksanaan kegiatan penerimaan Calon Karbol AAU tahun 2005 (periksa lampiran II dan III).

9.     Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan penekanan khusus dalam pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut :

a.      Administrasi dan Skrinning Pom

1)      Tim Administrasi dan Pom di tingkat Panda / Panpus harus diteliti dalam memeriksa kelengkapan persyaratan administrasi calon terutama      terhadap kemungkinan pemalsuan data dan angka  diantaranya :

a)      Akte / Surat Kenal Lahir (harus sesuai dengan data pada ijasah SD, SMP, SMA/SMU/MAN/SMK).

b)      NEM :

(1)     Keaslian formulir/blanko DANEM komulatif dari masing-masing Kakanwil Diknas.

c)      Agar Panda tidak menerima calon/pelamar yang melakukan perbaikan DANEM dengan melalui pindah sekolah lain setelah calon pelamar                tersebut sudah dinyatakan lulus.

2)      Calon menyiapkan administrasi secara lengkap pada saat akan dikirim ke Panitia Pusat.

b.      Rik/Uji (Panda/Panpus). Ketelitian dan Objektivitas dalam pelaksanaan Rik/Uji dan pemasukan data/nilai harus akurat, sehingga menghindari          permasalahan antara lain :

1)      Tukar menukar calon.

2)      Kekeliruan memasukkan nilai.                   

3)      Terpengaruh oleh sponsorship/titipan.                    

4)      Hal-hal yang dapat merusak citra TNI/khususnya TNI AU.

c.      Pengiriman Calon ke Panpus oleh Panda.                     

1)      Calon agar dilengkapi dengan surat perintah.

2)      Daftar nominatif calon beserta hasil rik/uji dari semua aspek yang tersusun dengan baik dan disesuaikan dengan peringkatnya.  

3)      DANEM dan Nilai Kolektif dari Kanwil Diknas serta raport SMA/MAN/SMK yang asli agar dibawa karena sewaktu-waktu diperlukan untuk pengecekan administrasi.                      

4)      Setelah tiba di kampus AAU Yogyakarta, agar petugas pengantar melapor kepada Sekretaris Panitia Pusat dengan menyerahkan kelengkapan administrasi yang telah disiapkan dari daerah.                      

5)      Petugas pengantar tidak meninggalkan tempat sebelum selesai penyerahan calon, karena kemungkinan ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan dengan Sekretaris Panpus.                     

6)      Alokasi Panda ditentukan oleh Ketua Panpus, sedangkan alokasi Panda yang melebihi harus seijin Ketua Panpus.            

d.      Pemilihan Calon di Tingkat Panda/Panpus

1)      Teliti dengan cermat terhadap data hasil Rik/Uji, postur dan kemampuan tiap-tiap calon.                     

2)      Perhatikan kualitas dan hasil tes calon dan tidak terpengaruh dengan adanya sponsorship terutama yang tidak memenuhi persyaratan.                     

3)      Menyampaikan dengan lisan maupun tulisan kepada calon yang tidak lulus dan terpilih pada saat akan dikembalikan/dipulangkan, sehingga          mengetahui dengan jelas kekurangannya dan tidak menimbulkan praduga negatif yang dapat merusak citra TNI/khususnya TNI AU.

e.      Penerangan / Pembinaan                    

1)      Tingkat Daerah. Mulai pendaftaran, selama rik/uji dan menunggu pemberangkatan ke Panpus agar para calon diberikan penjelasan tentang   program penerimaan, norma/kriteria seleksi, kesiapan fisik dan mental calon serta ketentuan-ketentuan lain.                     

2)      Tingkat Pusat. Sejak kedatangan agar diberikan penjelasan tentang tata tertib selama mengikuti kegiatan di tingkat pusat, jaga kesehatan / fisik        dalam mengikuti rik/uji dan pelihara persatuan dan kesatuan.         

f.       Lain-lain                   

1)      Dalam pelaksanaan kegiatan agar diadakan koordinasi sebaik-baiknya dengan mengutamakan tercapainya sasaran kualitas dan                     menghindari/mencegah kemungkinan adanya tinddakan yang dapat menimbulkan Citra Negatif yang merugikan TNI/khususnya TNI AU.                  

2)      Komandan Lanud selaku Ketua Panda/Subpanda menjabarkan Renlakgiat, membuat laporan pelaksanaan kegiatan dan laporan penggunaan anggaran yang digunakan.


2 Komentar

  1. SEPERUS mengatakan:

    Apakah Untuk Tahun 2013 Karbol masih menerima Calon dari lulusan SMK Penerbangan.?

    • budhiachmadi mengatakan:

      Sebaiknya tanya di Lanud setempat karena peraturan kadang-kadang berubah, namun setahu saya dari SMK penerbangan selalu dibuka kesempatan, salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: