Beranda » Dog Fight - Pertempuran Udara » Lintasan Perjalanan Sejarah Keudaraan Menuju Lanud Iswahjudi

Lintasan Perjalanan Sejarah Keudaraan Menuju Lanud Iswahjudi

1903           17 Desember.  Orville dan Wilbur berhasil menerbangkan pesawat bersayap ganda   FLYER.   Pesawat bermesin pertama yang berhasil mengangkasa

 1909          Louis Bleriot berhasil menyeberangi Selat Inggris dengan pesawat bersayap tunggal.   Awal pesawat terbang mulai diminati khalayak ramai, termasuk dunia militer.

1911            Pesawat Bleriot menjadi pesawat pertama yang melaksanakan misi militer.   Di awal PD I pesawat Bleriot terjual hampir 800 buah.

1914           30 Mei.   Satuan penerbangan Belanda berdiri, bernama Proefvliegafdeling (PVA).

5 Okt          Pesawat Voisin-3 French Air Service dengan pilot Sersan Joseph Frantz dan Sersan Louis Quenault  menembak sebuah pesawat  Jerman di zone perang.   Korban pertama pertempuran udara.

1915          Pesawat single seat dan sistem Hands and Throttles on Stick (HOTAS) mulai dikenalkan.  

1 April 1915.   Penerbang Perancis, Rolland Garros, menembak pesawat Albatross Jerman.   Dan menambah jumlah korbannya menjadi 5 pesawat dalam  waktu dua minggu.   Ia menjadi penerbang ace pertama.  

Max Immelman menggunakan taktik terbang vertikal stall turn untuk menyerang musuh.   Ia menjadi penerbang pertama yang melaksanakan terbang vertikal.   Gerakan itu sampai sekarang diabadikan dengan nama Immelman Turn (belokan Immelman)

1916           17 September. Penerbang Jerman, Oswald Boelcke terbang dalam satu formasi tempur bernama Jagdstaffel.   Dinobatkan sebagai Bapak Penemu Taktik Pertempuran Udara.  

1917          Pertempuran udara besar (dog fight) mulai sering terjadi.

1918           1 April.   Royal Air Force, AU Inggris, berdiri sebagai Angkatan Udara pertama di dunia. 

21 April.   Ace of Aces PD I, Manfred Von Richthofen “Red Baron” gugur.   Jumlah pesawat yang berhasil ditembaknya 80 buah.

1921           Agustus.    Jawatan Penerbangan Belanda  menempatkan satuan udara pertama kali di Indonesia, yaitu di Soekamiskin.   Pesawatnya adalah De Havilland DH-9 dan Fokker-VII.

1922           AU Inggris mengeluarkan pokok-pokok operasi pertempuran udara pertama.

1936           21 Juli.   Pesawat Nieuport NiD-52 Spanyol menembak pesawat jenis yang sama dari pihak yang berseberangan.   Perang udara pertama dalam Perang Sipil Spanyol dimulai.   Awal berkobarnya PD II.

1937           Enam pesawat Me-109 datang di Spanyol untuk menyokong kelompok Fasis yang berhadapan dengan kelompok komunis.   Menciptakan elemen tempur dengan dua pesawat , line abreast, inplace turn, delay turn, cross over/under, dsb.

 1939           31 Maret.   Angkatan Udara Belanda berdiri, bernama Militaire Luchtvaar.

1 September.     Jerman menginvasi Polandia.   PD II dimulai.

Frank Whittle menemukan mesin jet.

Pembangunan Pangkalan Udara Maospati oleh   Departemen Van Oorlog Hindia Belanda dengan ukuran 1586 x 53 meter. 

 1940           Mei.   angkalan Udara Maospati mulai dibuka.  Ditempatkan beberapa pesawat Curtiss 75A-7 Hawk.

1941           1 Pebruari.   ML menempatkan satu skadron tempur di Maospati, dengan pesawat Curtiss 75A-7 Hawk.

Akhir tahun.       Dua skadron tempur diaktifkan dengan kekuatan pesawat Curtiss Wright 21B Interceptor.

1 Desember.  Diadakan mobilisasi perang untuk menghadapi serbuan Jepang.   Kekuatan yang ada di Maospati adalah 13 Curtiss 75A-7 Hawk, 17  Curtiss Wright 21B Interceptor, dan 6 Brewster 339 Buffalo.

 1942        3 Pebruari.     Serangan pertama Jepang atas Maospati dengan nama Operasi Z.   Serangan yang dimulai dari Manggar, Balikpapan (Kainan Kokutai) dan Kendari (Kanoya Kokutai).   Serangan ini berkekuatan 17 pesawat Mitsubishi A6M2 Zeke dan 1 Mitsubishi C5M2 Babs dari Tainan Kokutai, serta 27 Mitsubishi G4M1 Betty dari Kanoya Kokutai.   Semua pesawat tersebut dibawah komando AL Jepang.   Kekuatan AU Belanda di Maospati adalah 12 Curtiss 75A-7 Hawk, 7 Curtiss Wright 21B Interceptor, 8 Glenn Martin 139 WH-1/2/3A, 1 Ryan STM-2, 1 Fokker C-X, 3 B-17E/ 7 dan 19 BGp USAAF.   Tidak ada korban di pihak Jepang.  

2 Maret.    Semua kekuatan ML terusir dari Maospati.

1945         Maospati menjadi Bengkel Oedara TKR. 

1946         5 Mei.    Menjadi milik AURI dengan nama Pangkalan Udara Maospati dengan komandan pertama Opsir Udara I Prof. Dr. Abdulrahman Saleh.   Pembentulan biro tehnik dan konstruksi oleh Opsir Udara III Wiweko S. dan Opsir Muda Udara II Nurtanio P. yang membuat pesawat glider dan  sebuah pesawat sport bermotor pertama Indonesia.

13 Nopember. Uji terbang pesawat pembom Blenheim bermesin Nakajima Sakai dengan penerbang Suhanda.  

30 Nopember.   Pembentukan Sekolah Tehnik Udara pertama.

1947        21 Juli.     Pukul 06.00 WIB, Maospati diserang pesawat P-51 Mustang dan B-25 Belanda (Clash I).   Opsir Udara I Prof. Dr. Abdulrahman Saleh menjadi komandan pangkalan.

 29 Juli.   Operasi Udara pertama yang  digelar oleh Angkatan Udara kita.  Prof. Dr. Abdulrahman Saleh gugur dalam serangan udara Belanda di atas Maguwo.  Komandan pangkalan digantikan oleh Iswahjudi.

14 Desember.    Iswahjudi dan Halim Perdanakusuma gugur dalam kecelakaan pesawat di Tanjung Hantu, Malaysia.

1948        18 September. Pemberontak PKI mengepung pangkalan. Anggota AURI menolak menghancurkan landasan seperti permintaan pemberontak. Dan penerbang AURI, yaitu Suhanda dan Santoso berhasil melarikan pesawat ke Maguwo. Pimpinan AURI Maospati berhasil selamat dari sekapan PKI dan berhasil menghubungi Batalyon Siliwangi di Magetan.

30 September.  Pukul 21.00 pasukan siliwangi dan anggota AURI menyusup masuk pangkalan.

1 Oktober.   Seluruh pangkalan sudah dikuasai pasukan pemerintah/AURI.

19 Desember.    Belanda menyerbu seluruh kedudukan TNI (Clash II). Pasukan Belanda menyerbu dari Solo melewati Tawangmangu, Sarangan, Magetan menuju Maospati.  Prajurit AURI mengadakan perang gerilya disekitar Gunung Lawu hingga daerah Jombang dan Kertosono. Beberapa anggota gugur dalam perang gerilya ini.

1957            September.    Pembangunan landasan baru oleh John Building Company, Jakarta, namun tidak berjalan lancar sesuai rencana.

1958           18 Mei.   Ignatius Dewanto menembak Allan Pope.

 1959          15 Juli.   Kontrak pembangunan dibatalkan dan dilaksanakan sendiri oleh biro kontruksi AURI.  JBC baru menyelesaikan 28% dari proyek.

 1960         9 Maret.            Daniel Alexander Maukar menembak Istana Presiden, Tanjung Priok, dan Istana Bogor.   Setelah itu melaksanakan belly landing di daerah Leles, Garut, dengan MiG-17 F-1112.

 1961         10 Nopember. Nama pangkalan diubah menjadi Pangkalan Udara Iswahjudi. Pembangunan landasan mengalami kemajuan pesat.

 1962          Pembangunan landasan sudah selesai.

 1 Agustus.        Pembentukan Wing Operasional 003 dengan kekuatan Skadron 41 (TU-16 B) dan Skadron 42 (TU-16 KS).

Skadron 11 Mig-17F pindah ke Iswahjudi.

1963          11 September. Dibentuk Skadron 14 di bawah jajaran Wing 300 Kohanud, dengan pesawat MiG-21.

1967         Keluarga pesawat MiG dinyatakan grounded dengan karena kekurangan suku cadang.

1970        Pesawat TU-16 dinyatakan grounded karena kesulitan suku cadang.

 1971       5 Nopember.   Pembentukan tim Operasi Garuda Bangkit untuk persiapan penerimaan pesawat F-86 Sabre dari RAAF. Dilaksanakan berbagai pembangunan fasilitas dan prasarana baru di Lanud Iswahjudi.

1973       19-23 Februari. Kedatangan 16 pesawat F-86 Sabre dari RAAF.

27 April- 22 Juni. Kedatangan 16 pesawat T-33 Bird dalam empat gelombang pengiriman dari Pangkalan Udara Clark, Philipina. Hibah dari USAF.

21 Agustus.       Kohanud dilikuidasi dan seluruh unsur/fungsi diserahkan ke Kohanudnas.

23 Agustus.       Serah terima pesawat T-33 dari USAF ke TNI AU dan ditempatkan di bawah Kodikau.

1974       20 April.    Wing Operasional 003 beserta Skadron 41/42 dan Skatek 041 dilikuidasi.

 3 Mei.     Skadron T-33 diserah terimakan kepada Kohanudnas dari Kodikau.

 10 Mei.   Markas Hanud Wing 300 dirubah menjadi Komando Satuan Buru Sergap atau Kosatsergap dengan unsur organik Satsergap F-86 dan   Satsergap T-33.

1975       Desember.    Lanud Iswahjudi menjadi pangkalan Operasi Lintas Udara Merpati dalam rencana Operasi Seroja pembebasan Timtim.

1976       2-8 Agustus.      Latihan bersama Ops. Elang Malindo II di Lanud Iswahjudi antara TNI AU dan TUDM. TNI AU melibatkan T-33 sedangkan TUDM mengirim CL-46 Tebuan.

1978      Pembentukan tim aerobatik Spirit 78 dengan pesawat F-86 Sabre.  Tampil perdana pada HUT ABRI 5 Oktober 1978 di Jakarta.

1980      21 April.   Pesawat F-5 E/F Tiger II tiba dalam bentuk rakitan di Iswahjudi (dibawa dari Amerika dengan pesawat C-5 Galaxy).

5 Mei .   Pesawat F-5 E/F mengadakan penerbangan perdana dari Lanud Iswahjudi. 

Di era F-5, pertama kali menggunakan AIM-9 P.

9 Mei.     A-4 Skyhawk gelombang I mendarat di Lanud Iswahjudi setelah ferry dari Lanud Halim Perdanakusuma, dalam Proyek Alpha I.

5 Juli.   Datang gelombang kedua pesawat F-5 E/F sehingga melengkapi Skadron 14.

 1 September.     MK-53 HS Hawk datang dari Inggris dan memperkuat Skadik 103.

26 Desember. Empat gelombang terakhir pesawat A-4E Skyhawk mendarat di Iswahjudi melengkapi  Skadron Udara 11, dalam rangka Proyek Alpha II.

1981       2 Mei.               Skadron Udara 12 diaftifkan kembali dengan kekuatan 16 pesawat A-4E Skyhawk.

1985      28 Maret.          Home base Skadron Udara 12 pindah  ke Pekanbaru.

 17 Januari.        Pesawat Hawk MK-53 mulai beroperasi dibawah Skadik 103.

Pembentukan Tim Aerobatik Jupiter dengan pesawat MK 53 HS Hawk.  Home base di Iswahjudi, bernama “Spirit 85”.

1989      2 Februari.         Home base  Skadron Udara 11 boyong ke Ujungpandang.

3 Nopember.    Penembakan pertama rudal AIM-9 P-2 oleh penerbang kita, yaitu oleh Letkol PNB Suprihadi.

 11 Desember.    Kedatangan gelombang pertama pesawat F-16 A/B di Lanud Iswahjudi, yang diterbangkan dari Forth Worth, AS.  Home base Skadron Udara 3  menempati eks hanggar Skadron Udara 11.

1990       22 September. Gelombang terakhir kedatangan pesawat-pesawat F-16 di Iswahjudi.

 1996      Skadron Udara 15 dilikuidasi menjadi Skadik 103.

 1999     Pemekaran Skavionik  01 menjadi Depohar 20.

 6 September.     Skadik 103 kembali dilikuidasi menjadi Skadron Udara 15.

 Akhir tahun.       Pesawat F-5 dan MK-53 HS Hawk melaksanakan patroli udara di perbatasan Timor Leste.

Pesawat MK-53 HS Hawk dicat dengan warna grey spot dan F-16 dicat blue milenium.  Semua pesawat dibawah jajaran Wing 3 lambang tail flashnya disamakan.

2000     1 April.     Wing 3 diaktifkan, membawahi skadron-skadron di Iswahjudi.

22 Juli.    Penembakan pertama rudal Maverick AGM-65 oleh penerbang kita yaitu oleh Letkol PNB Syaugi di atas Pulau Gundul, Laut Jawa.

Lanud Iswahjudi menerima hadiah pesawat AS-202 Bravo dengan callsign R-227 dari Ibu Megawati.

2001    9 April.     Tim Aerobatik Jupiter Blue tampil dengan tiga jenis pesawat yang berbeda (F-16, Hawk 100, dan MK-53 HS Hawk).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: