Beranda » Syair » Kulihat Tuhan Dalam Dirimu

Kulihat Tuhan Dalam Dirimu

Sebuah bintang melesat jauh jatuh dalam pelukan langit bumi, memaksa seorang hamba merunut makna, mencari sebuah titik misteri di keheningan gelap tak tersentuh akal, lubang hitam katanya dan disanalah dirimu terkira waktu itu.

Aku lalu pulang ke rumah kumal membosankan itu sesaat, kosong dan berlalu pergi.

Meliuk tujuh rupa berpendar dalam tarian bulir-bulir awan dan diriku, lalu kureka cerita bahwa engkau sedang ingin sesekali bercanda memanjakanku,  lalu menjauh sangat, lalu lama sangat, membuatku merindu meratap-ratap dan selalu begitu. 

Aku lalu pulang ke rumah sederhana itu sejenak, hampa dan pergi kembali.

Syahdan, pernah ingin kuputuskan jua terjun ke dalam samudera tergelap di bumi, menelusuri muasal jejakmu.   Kuingat dan selalu kuingat.   Kutakut akan ombak menggulung yang lalu hilang berganti sengalan nafas dan kegelapan yang beku.   Kutakut sekaratku mencarimu dan tak  jua menciumi jejakmu.  Lalu aku mati terbenam dalam ketidakberdayaan, terjebak dalam kuasa raja dari segala kegagalan. Aku jua menjadi mayat tak berstatus.

Aku lalu pulang ke rumah kecil tempatku, istri, anakku merenda hidup, sebagaimana bertahun sebelumnya, rumah itu.  Aku bersandar pada mural tak beraturan anakku dan tak mampu beranjak pergi. 

 

“mu” = “Mu” = Allah SWT.    

Maospati, Sabtu 13.50 26 September 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: