Beranda » Syair » Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

Langit telah diam. Hari ini langit baru saja menangis. Bumi telah diam. Hari ini bumi telah tersirami minyak kesturi. Langit tak menyeka airmata karena Tuhan tak memberinya tangan. Bumi tak mampu mengekang congkak karena Tuhan memberinya sedikit hati. Esok langit akan menangis lagi. Bumi tetap saja tak memahami arti. Semua tercipta dalam edarnya. Entah kapan saatnya langit tak akan menangis. Entah kapan bumi akan mulai mengerti.

Sabtu 15.33 22-11-2009


2 Komentar

  1. iwojima94 mengatakan:

    Di mataku… yang sering terjadi adalah cuaca yang menangis di atas Lembang…

  2. Ayu mengatakan:

    Aku tak ingin mata ini kering dengan tangisanku…..sampai akhir hidupku…..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: