Beranda » Leadership » Catatan Tentang Pemimpin Yang Rendah Hati – 3

Catatan Tentang Pemimpin Yang Rendah Hati – 3

Sore ini, ada sebuah pembelajaran kepemimpinan yang secara kebetulan terselip dalam sebuah buku berjudul “Ayahku Maroeto Nitimihardjo”.

“Pahlawan” menurutnya terdiri dari dua jenis, yaitu “pahlawan dikenal dan pahlawan tak dikenal” dan sebenarnya yang betul-betul memiliki harga yang jauh lebih mulia adalah mereka yang termasuk pahlawan tak dikenal.

Maroeto menyebutkan nama Yusuf Kunto, yaitu seorang pemuda yang diberi tugas ke sana-kemari termasuk membawa Soekarno dan Hatta ke Rengas Dengklok lalu membawanya sampai esok subuh ke rumah Laksamana Maeda. Bila Yusuf Kunto tidak cermat maka Proklamasi tak akan terlaksana. Tapi siapa yang menyebut-nyebut namanya kemudian, termasuk Soekarno dan Hatta pun tidak. Padahal seorang Yusuf Kunto bisa mengubah sejarah, bila ia mau. Ini menandakan bahwa banyak pahlawan tidak dikenal berada di sekeliling sebuah peristiwa, hebatnya mereka sering serta-merta ikhlas menerima kondisi itu sebagai realita kehidupan yang harus diterimanya.

Dalam sebuah perjuangan, bahkan seorang yang berstatus paria sekalipun pun tak boleh ditepikan peran keberadaannya. Ia adalah pahlawan tak dikenal yang membuat pahlawan dikenal sukses menjalankan lakon gemilangnya. Yusuf Kunto tak pernah menuntut apapun, dan tak merasa berjasa apa-apa. Dalam satu pemahaman, ia lebih hebat dari Soekarno ataupun Hatta. Bagi mereka yang sudah terlanjur menjadi pahlawan yang dikenal, tentunya rendah hati adalah satu-satu pilihan jalan. Karena ia sudah berhutang banyak kepada mereka yang tetap tidak menjadi apa-apa setelahnya.

Bakda Ashar, 22 Juli 2010.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: